askep chepalgia(sakit kepala)

A.    Pengkajian
1.      Identitas Pasien
Nama                           : Nn. K
Umur                           : 14 tahun
Jenis kelamin               : Perempuan
Alamat                         : Kuala 7 bintang
Pekerjaan                     : Pelajar
Suku                            : Jawa
Agama                         : Islam
Status                          : Belum kawin
No RM                        : 699192
Tanggal Masuk            : 08 January 2014
Diagnose Medik          : Chelpagia
Tanggal Pengkajian     : 13 januari 2014                     Hari rawatan   : 6 hari
2.      Status Kesehatan
a.       Keluhan Utama : Klien mengatakan nyeri kepala kepala, mual, muntah, pasien mengeluh nyeri kepala setah 2 bulan yang lalu terjatuh dari motor, jika saat nyeri kepala mata berkunang-kunang
b.      Riwayat Sekarang : saat pengakajian klien mengatakan nyeri masih sering muncul
c.       Upaya yang dilakukan : Sebelum masuk BLUD RSU Datu Beru, klien biasanya berobat di Puskesmas dan polindes terdekat,
3.      Riwayat Kesehatan yang Lalu
a.       Riwayat penyakit dahulu                        : sebelum menderita chelpagia, klien tidak pernah menderita penyakit serius.
b.     
10
Pernah dirawat                            : klien hanya berobat ke puskesmas atau polindes
c.       Pernah dioperasi                          : klien tidak pernah di operasi
d.      Riwayat alergi                             : klien tidak ada riwayat alergi
e.       Alat bantu yang digunakan         :klien tidak ada menggunakan alat bantu apapun
4.      Riwayat Kesehatan Keluarga
a.       Ada anggota keluarga menderita            : keluarga klien tidak ada yang menderita penyakit seperti yang di derita klien
b.      Genogram

Keterangan
:Laki-laki               :Perempuan        : pasien             : tinggal satu rumah       : Meninggal
5.      Pola Kebiasaan
Sebelum sakit
a.       Pola nutrisi      : Pagi jam 08:00, menu :nasi,  ikan dan sayuran
                               Siang jam 15:00 menu : nasi,  ikan, sayur
                               Malam jam 18:00 menu : nasi ikan dan sayur asam
Selama sakit
Pola nutrisi            : nafsu makan klien bertambah dalam 2 hari ini
b.      Pola eliminasi  : BAB 2x/hari, keras, warna : coklat, bau : amoniak, tidak ada sisa makan
   BAK 3x/hari, 500ml, warna kuning, bau khas urin
c.       Selama Sakit               : BAB 2x/hari, keras, warna : coklat, bau : amoniak, tidak ada sisa makan
BAK 3x/hari, 500ml, warna kuning, bau khas urin
 
d.      Pola Tidur       : 6 jam, mulai pukul 24:00 bangun pukul 05:00
Selama sakit    : 7 jam mulai pukul 21:00 bangun pukul 04:00
e.       Pola rekreasi    : ada
Selama sakit    : tidak ada karena klien masih lemah di tempat tidur
f.       Pola aktivitas   : pasien mengerjakan kegiatan belajar, dan membantu orang tua dirumah
Selama sakit    : tidak ada karena klien masih lemah di tempat tidur
6.      Personal Hygine
Rambut           : bersih
Mulut              : bersih
Kulit                : bersih
Kuku               : bersih
Genetalia         : tidak dikaji
Selama sakit
Rambut           : bersih
Mulut              : bersih
Kulit                : bersih
Kuku               : bersih
Genetalia         : tidak dikaji
7.      Aspek Sosial : Pasien pandai bergaul dengan orang-orang sekitarnya
8.      Aspek Psikologi : Pasien ingin cepat sembuh dan pulang kerumah
9.      Aspek Ekonomi : Kebutuhan pasien terpenuhi dengan cukup
10.  Aspek Spritual : Pasien beragama islam dan mengerjakan sholat 5 waktu sehari semalam
11.  Pengakajian Fisik
1)      Keadaan Umum    : lemah
2)      Kesadaran             : composmentis
3)      Tanda Vital           : TD : 110/70mmHg, T : 360C, P : 80x/I, RR : 20x/i
4)      TB : 165cm, BB : 50kg
5)      Kepala bentuk : Bulat
6)      Distribusi rambut  : hitam dan lurus
7)      Mata : fungsi penglihatan baik
8)      Telinga : fungsi pendengaran baik
9)      Hidung : fungsi penciuman baik
10)  Mulut : mukosa basah
11)  Leher : tidak ada pembesaran kelenjar tiroid
12)  Thorak : simitris
13)  Mamae : tidak ada benjolan
14)  Abdomen : normal, mual
15)  Ekstrimitas atas : dalam batas normal
16)  Ekstrimitas bawah : dalam batas normal
17)  Kulit : normal
18)  Geneltalia : tidak dikaji
B.     Analisa Data
Data
Etiologi
Problem
DS :
-          Pasien mengatakan  nyeri hebat dibagian kepala
-          Klien mengatakan pernah jatuh dari sepeda motor 2 bulan yang lalu
DO :
-          Ekspresi wajah  pasien tampak kesakitan terutama saat bergerak.
-          Gelisah
-          skala 5
-          TD: 110/70mmHG
-          T : 360C
-          P : 80x/I
-          RR : 20x/i
Iritasi/tekanan syaraf
Nyeri
DS :
-          Pasien mengeluh cepat lelah saat melakukan aktivitas dan bertambah pusing
DO :
-          Klien tampak dibantu saat beraktivitas
Kelemahan
Intoleransi aktivitas
C.    Diagnose Keperawatan
1.      Nyeri berhubungan Iritasi/tekanan syaraf ditandai dengan Pasien mengatakan  nyeri hebat dibagian kepala, klien mengatakan pernah jatuh dari sepeda motor 2 bulan yang lalu, Ekspresi wajah  pasien tampak kesakitan terutama saat bergerak., Gelisah, skala 5, TD: 110/70mmHg, T : 300C, P : 80x/I, RR : 20x/i
2.      Intoleransi aktivitas berhubunagan Kelemahan ditandai dengan, Pasien mengeluh cepat lelah saat melakukan aktivitas dan bertambah pusing, Klien tampak dibantu saat beraktivitas



Perencanaan Keperawatan
No
Diagnosa
Tujuan/KH
Intervensi
Rasional
1
Nyeri berhubungan Iritasi/tekanan syaraf ditandai dengan Pasien mengatakan  nyeri hebat dibagian kepala, klien mengatakan pernah jatuh dari sepda motor 2 bulan yang lalu Ekspresi wajah  pasien tampak kesakitan terutama saat bergerak., Gelisah, skala 5, TD: 110/70mmHg, T : 360C, P : 80x/I, RR : 20x/i
Tujuan:
Seteleh perawatan 2x24 jam Rasa nyeri berkurang

Kriteria hasil :
-          Pasien mengatakan nyeri berkurang atau tidak merasa nyeri
-          Ekspresi wajah pasien tidak nampak kesakitan
-          Skala nyeri =0
-          TTV (TD: 120/80mmHg, Nadi 60-100 x/menit, RR 16-20x/menit)
-          Pantau dan catat tanda-tanda awal nyeri kepala, penurunan, lokasi, lamanya
-          Catat perkembangan tingkat nyeri
-          Anjurkan pada klien untuk mengurangi aktivitas yang berat dan menambah waktu istirahat
-          Massage kepala dan leher
-          Kompres hangat atau dingin pada daerah kepala
-          Kolaborasi pemberian obat: aspirin dengan metoklopramid
-          Adanya tanda awal nyeri sering terjadi pada pasien migren sehingga dapat diidentifikasi upaya pencegahan
-          Mengetahui reaksi pemberian obat apakah ada perubahan penurunan tingkat nyeri
-          Menghindari stimulus nyeri dan meningkatkan rasa nyaman.
-          Meningkatkan relaksasi dan menurunkan ketegangan otot
-          Kompres hangat dapat mengakibatkan vasodilatasi, sehingga dapat menurunkan nyeri kepala. Kompres dingin dapat meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan tegangan otot
-          Mengurangi rasa nyeri skala ringan hingga sedang dan rasa mual
2
Intoleransi aktivitas berhubunagan Kelemahan ditandai dengan, Pasien mengeluh cepat lelah saat melakukan aktivitas dan bertambah pusing, Klien tampak dibantu saat beraktivitas
Tujuan :
Mobilitas fisik membaik
Kriteria Hasil :
-          Mempertahankan posisi optimal yang berhubungan dengan adanya kontraktur
-          Mempertahankan kekuatan fungsi tubuh
-          Mendemonstrasikan teknik perilaku melakukan aktifitas
-          Kaji kemampuan fungsional, luas gangguan sejak awal klasifikasi 0-4
-          Lakukan rentang gerak aktif atau pasif
-          Tinggikan kepala dan tangan
-          Anjurkan klien untuk membantu pergerakan ekstremitas yang sehat
-          Mengidentifikasi kekuatan yang dapat memberikan informasi terhadap usaha perkembangan
-          Meminimalkan atropi otot mencegah kontraktur
-          Meningkatkan aliran balik vena dan membantu mencegah odema
-          Memberikan respon yang baik jika daerah yang sakit tidak menjadi lebih terganggu dan memerlukan dorongan serta latihan aktif



Catatan Perkembangan
Nama               : Nn. K                                                                        Ruang              : THT/MATA
Umur               : 14 tahun                                                        diagnosa          : Chepalgia
No
Tanggal/Jam
Implementasi
Evaluasi
I
13 jan 2014
09:00
09:15
09:30
10:00
10:15
10:30
-          Memantau dan catat
tanda-tanda awal nyeri kepala yaitu saat klien bergerak.
Penurunan nyeri saat klien tidur atau istirahat dan saat setelah terapi obat.
Lokasi nyeri mulai dari kepala hingga leher
Lamanya nyeri sekitar 5 menit setelah bergerak
-          Mencatat perkembangan tingkat nyeri yaitu nyeri berskala 3
-          Menganjurkan pada klien untuk menambah waktu istirahat seperti tidur siang selama 2 jam atau lebih dan pada keluarga klien untuk tidak selalu mengajak klien berbicara, berikan waktu istirahat pada klien.
-          Melakukan massage kepala dan leher saat klien merasa nyeri hebat
-          mengompres hangat atau dingin pada daerah kepala
-          Kolaborasi pemberian obat: aspirin dengan metoklopramid
S :
-          klien mengatakan nyeri bisa dikontrol
-          nyeri mulai berkurang
O :
-          skala nyeri 3
-          RR : 22x/i
-          N : 80x/i
A :masalah teratasi sebagian
P : intervensi dilanjutkan
II
11:00
11:15
11:30
12:00
12:30
-          Mengkaji kemampuan fungsional, luas gangguan sejak awal klasifikasi 0-4
-          Melakukan rentang gerak aktif , menggerakan leher ke atas kebawah, kekanan, kekiri untuk menghindari kekakuan
-          Meninggikan kepala dan tangan
-          Menganjurkan klien untuk membantu pergerakan ekstremitas yang sehat
S :
Klien mangatakan masih lemah dan susah untuk melakukan aktivitas
O :
Klien tampak masih dibantu oleh keluarga dalam melakukan aktivitas
A :
Masalah belum teratasi
P :
Intervensi dilanjutkan


Catatan Perkembangan
Nama               : Ny. K                                                                        Ruang              : THT/MATA
Umur               : 14 tahun                                                        diagnose          : Chepalgia
No
Tanggal/Jam
Implementasi
Evaluasi
I
14 jan 2014
09:00
09:15
09:30
10:00
10:15
10:30
-          Memantau dan catat tanda-tanda awal nyeri kepala, penurunan, lokasi, lamanya, dan tanda-tanda lainnya
-          Menganjurkan pasien untuk mencatat perkembangan tingkat nyeri
-          Menganjurkan pada klien untuk mengurangi aktivitas yang berat dan menambah waktu istirahat
-          Melakukan massage kepala dan leher
-          mengompres hangat atau dingin pada daerah kepala
-          Kolaborasi pemberian obat: aspirin dengan metoklopramid
S :
-          klien mengatakan nyeri bisa dikontrol
-          nyeri tidak terasa
O :
-          skla nyeri 1
-          RR : 22x/i
-          N : 80x/i
A :
masalah teratasi
P :
 intervensi dihentikan
II
11:00
11:15
11:30
12:00
12:30
-          Mengkaji kemampuan fungsional, luas gangguan sejak awal klasifikasi 0-4
-          Mengubah posisi setiap 2 jam
-          Melakukan rentang gerak aktif atau pasif
-          Meninggikan kepala dan tangan
-          Menganjurkan klien untuk membantu pergerakan ekstremitas yang sehat
S :
Klien mangatakan sudah bisa melakukan aktivitas walaupun hanya duduk dan berjalan
O :
Klien tampak melakukan aktivitas dengan mandiri
A :
Masalah teratasi
P :
Intervensi dihentikan

Komentar